Friday, January 6, 2017

Review Detroit Metal City (DMC) Live Action - No Music No Dream


        Cerita dimulai dari seorang yang bernama Soichi Negishi, dia pindah ke Tokyo untuk mengejar impiannya menjadi seorang musisi bermain stylish dengan lagu penuh cinta. Namun malah sebaliknya, Negishi ini malah bisa dibilang salah masuk band. Impian Negishi memberi impian bagi semua orang dengan lagunya, tapi ini dia malah bergabung dengan band death metal "Detroit Metal City" atau DMC, dan juga sekaligus memimpin band death metal itu, di band itu Negishi berperan sebagai Krauser, sang gitaris juga vokalis. Sangat berbeda dari segi peampilan, suara dan gaya bahasa. Negishi sebenarnya orangnya sangat lembut, akan tetapi di band DMC ini, dia menjadi sangat garang, dengan penampilannya yang sangat death metal, suara yang serak dan berat, dan juga lagu - lagu yang menyangkut iblis dan neraka. Oleh para penggemarnya, dia dijuluki Johannes Krauser II. Meskipun ia membenci perannya sebagai krauser dan hal-hal yang harus ia lakukan sebagai anggota band, namun dia memiliki bakat yang pasti untuk itu. Film ini diadaptasi dari Manga Jepang oleh Kiminori Wakasugi, keunikan dari film ini adlah, akting Kenichi sabagai Negishi mampu membuat kita terhibur, karena ini sangat berbeda ketika Kenichi berperan sebagai L di Death Note Live Action, dia sangat jenius dan misterius, berbeda dengan Negishi-kun ini.



TENTANG DMC - LIVE ACTION :
Direktur            : Toshio Lee
Penulis             : Kiminori Wakasugi * Mika Omori
Produser          : Yuka Higuchi
Musik               : Takayuki Hattori
Editor                : Takuya Taguchi
Sinematografer: Koichi Nakayama
Aktor                : Kenichi Matsuyama * Yoshihiko Hosoda * Ryuji Akiyama * Rosa Kato * Yasuko Matsuyuki



           Dihancurkan oleh kekerasan dibangkitkan oleh dendam pada salah satu cara naik ke neraka dengan ada jalan kembali di jalan beraspal dengan darah, kematian, penyesalan, dan rasa sakit dia.. Krauser! 
Saat pertama kali menonton film ini, saya melihat Credit pada awal video yang langsung saya anggap kalau film ini tentang Horror, Kematian, Pembunuhan. Namun nyatanya tidak, karena jika kamu melihat sosok dibalik Krauser bakal membuat kita tertawa.

             Sebenarnya Negishi ingin menentang soal membuat lagu yang menyangkut kematian, iblis.dll Namun, dia tak bisa apa - apa karena dia takut dengan Manajer Iblisnya. Cerianya bermula ketika, DMC selesai manggung dan waktu sangat sukses, sehingga Manajernya sangat senang, namun Negishi berkata bahwa sebenarnya dia tidak ingin membat lagu seperti ini, dia ingin membuat lagu seperti "Rasberry Kiss", lagu yang penuh cinta dan perdamaian. 

             Karena tak bisa menggapai mimpi yang sebenarna, Negishi pun bernyanyi di pinggir jalan, tentunya manyakikan lagu "Rasberry Kiss", lagu yang dia impikan. Namun tidak ada yang meresponnya, hanya anjing kecil yang bernama Merci.

             Kepada teman - temannya, seperti Aikawa dan Saji. Negishi menegaskan motto "No Music - No Dream", melalui musiknya dia ingin memberikan mimpi ke semua orang. Setelah bebraa lama dia gabung dengan DMC, dia melihat temannya yang bernama Saji, yang kini sudah sukses dengan bandnya, "Tetrapod Melon Tea" yang sangat terkenal di shimokita.  Negishi, sangat iri dengan Saji, karena semua mimpinya telah di dapatkan Saji, menciptakan lagu cinta, mempunyai banyak penggemar, dll.

              Negishi menyukai Aikawa, makanya dia selalu mengikuti Aikawa, jika Aikawa-san bersama dengan seorang pria. Namun, Negishi tidak ingin kalau ikawa tau bahwa dia adalah Krauser dari DMC, karena dia pernah bilang kalau di tidak suka dengan band seperti DMC. Suatu ketika, Krauser menyelamatkan Aikawa dari patung yang roboh.
baca juga (Review BECK! Live Action - Gitar Legendaris Lucille)

               Saat itu juga, dia pulang ke kampung halamannya dan meninggalkan surat "Keluar dari DMC", saat sampai rumah, dia kagetkarena ibunya memakai kaos yang bergambarkan bandnya, DMC.. Ternyata adiknya sangat menyukai band Detah Metal itu, namun kelakuannya menjadi tidak baik. Dia, berubah menjadi Krauser hanya untuk menasehati adiknya untuk ke kebaikan, namun saat di sela - sela perbincangannya itu, mereka berdua kepergok oleh ibunya. Dengan itu, Krauser yang tak lain adalah Negishi di diajak menginap dirumahnya.. Padahal rumanya sendiri.. wkwk

                Setelah memutuskan keluar dari band, dan pulang kekampung halamannya. DMC ditantang oleh JACK, leluhur dari DMC kata Manajer Iblis, dengan sangat tertantang Negishi, menuju panggung tempat diamana mereka akan bertarung... Karena, ibunya pernah berkata bahwa, Krauser itu orang baik dan bisa memberikan mimpi kesemua orang dengan musiknya. Karena inilah, Krauser kembali bergabung dengan DMC dan bersedia melawan JACK.  

              Fakta unik lainnya adalah, tentang penggemarnya yang selalu "Positif Thinking" terhadapa apa yang dilakukan Krauser. Entah bagaiamana keadaannya, tetap saja dia selalu berpikiran positif, perlu kita mabil hikmahnya. hehe Dan sayangnya, saya tidak mengetahui namanya.

            Okeh, cukup sampai disini review saya tentang Detroit Metal City - Krauser Sang Pembawa Mimpi. Jika Review saya kurang jelas atau ada kata - kata yang salah, saya mohon maaf. Jika ada pertanyaan, silahkan berkomentar dibawah.
Salam AVENGED SEVENOOPS!!


EmoticonEmoticon